Laman

Rabu, 09 Maret 2011

Husnuzan ( Prasangka Baik )

Husnuzan adalah prasangka baik. Husnuzan berasal dari kata husnul artinya baik dan zan artinya prasangka. Perilaku terpuji adalah tingkah laku yang selalu disadari oleh prasangka baik. Husnuzan memiliki lawan kata yaitu su’uzzan yang artinya berprasangka buruk.
Husnuzan terdiri dari 3 bagian yaitu husnuzan kepada Allah SWT. Husnuzan kepada diri sendiri dan Husnuzan kepada sesama manusia.

A. Husnuzan kepada Allah SWT.
Sebagai seorang muslim, kita wajib berprasangka baik kepada Allah SWT. Dan Rasul-Nya. Hal ini berarti bahwa setiap muslim harus yakin bahwaAllah SWT. Dan Rasul-Nya senantiasa berlaku baik kepada dirinya. Di antara sikap dan perilaku sebagai perwujudan husnuzan terhadap Allah SWT. Adalah perilaku syukur dan sabar.

- Syukur
Syukur adalah rasa terimakasih melalui ucapan, sikap dan perbuatan. Cara bersyukur kepada Allah SWT dengan cara menggunakan segala nikmat karunia Allah untuk hal2 yang diridhai.
- Sabar
Sabar adalah sikap menahan nafsu amarah atau emosi sedangkan dalam pengertian islam adalah tahan uji dalam menghadapi suka dan duka hidup dengan rida dan ikhlas serta berserah diri kepada Allah SWT. Cara bersabar antara lain dengan berdzikir, selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT, menghindari hal hal yang dilarang agama dan lain lainnya.

B. Husnuzan Terhadap Diri Sendiri
Husnuzan terhadap diri sendiri terbagi dalam 3 contoh yaitu :
- Gigih
Gigih adalah salah satu akhlak yang sangat diperlukan dalam suatu usaha agar dapat mencapai hasil yang optimal. Setiap muslim, harus memiliki sikap gigih dalam semua hal. Jadi, jika kita mengaku sebagai orang muslim, kita harus bersikap gigih dalam segala hal.
- Berinisiatif
Berinisiatif artinya senantiasa berbuat sesuatu yang sifatnya produktif. Orang yang mempunyai inisiatif artinya orang yang selalu memiliki ide, gagasan atau pendapat untuk mencapai kemajuran. Orang yang seperti itulah yang disebut orang yang kreatif
- Rela Berkorban
Rela berkorban artinya bersedia dengan ikhlas memberikan sesuatu kepada orang lain untuk kepentingan orang lain
- Percaya Diri
Percaya diri merupakan hal yang harus dimiliki oleh seseorang sehingga ia yakin akan kemampuannya kemudian berani mengeluarkan pendapat dan berani melakukan tindakan



C. Husnuzan Terhadap Makhluk Allah Swt
- Husnuzan Terhadap Lingkungan Hidup
Artinya, kita harus selalu menjaga lingkungan yang telah diberikan oleh Allah Swt kepada kita semua supaya tidak akan terjadi kerusakan alam yang akan meninbulkan bencana.
- Husnuzan Terhadap Tumbuhan
Manusia perlu menyayangi tumbuhan karena tumbuhan juga makhluk Allah Swt. Selain itu, tumbuhan juga sangat diperlukan oleh manusia dalam kehidupan sehari hari baik untuk dimakan, obat obatan dan sebagai hiasan. Supaza mereka tetap dapat diguakan dengan baik, kita harus senantiasa merawat dan menyayanginya.
- Husnuzan Terhadap Binatang
Walaupun hewan ada yang liar, kita harus tetap menyayanginya karena ia juga makhluk Allah. Binatang sangat berguna bagi kehidupan manusia. Oleh karena itu, kita halus selalu merawatnya.
- Husnuzan Terhadap Makhluk Gaib
Selain menciptakan manusia, Allah juga menciptakan makhluk yang tidak terlihat yaitu makhluk gaib. Walaupun kita tak dapat melihatnya kita harus tetap mempercayainya.
- Husnuzan Terhadap Sesama Manusia
Kita harus saling berprasangka baik terhadap sesama manusia dan kita sangat dilarang untuk berprasangka buruk terhadap sesama manusia. Kita harus berhusnuzan terhadap sesama manusia dalam segala hal baik dalam sikap, ucapan dan perbuatan kita terapkan dalam kehidupan sehari hari.

D. Manfaat Husnuzan
- Hidup menjadi tenang, tentram dan damai
- Hati menjadi bersih
- Tidak menumbuhkan perselisihan
- Senantiasa berzukur dalam segala hal

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar